05 Februari 2009

Obati Kadas Kudis Dengan Kayu Mahoni

Penyakit kadas dan kudis memang sangat merepotkan. Apalagi kalau kita kurang menjaga kebersihan. Penyakit ini sering menjangkiti anak-anak santri di pondok-pondok pesantren maupun anak kost-kostan. Tapi tidak sedikit pula di luar komunitas tersebut.

Biasanya untuk mengobati penyakit kadas kudis ini orang melakukan mandi di air laut, atau di pemandian air panas yang mengandung kadar sulfur dan belerang. Masalahnya, kalau si penderita kadas kudis masuk ke air laut atau air belerang tapi tidak merasakan perih-perih.
Ini pertanda penyakit kadas kudis sudah mengakar ke daging.

Kalau kadas kudis sudah mengakar sampai ke daging,maka asinnya air laut tidak bisa banyak membantu menyembuhkan penyakit ini.

Alternatif lain yang tak kalah manjurnya di banding air laut ataupun air belerang,untuk mengobati kadas dan kudis bisa menggunakan Kulit kayu pohon mahoni.

Caranya ambil segenggam kulit ari dari kayu pohon mahoni yang sudah mengelupas dari pohonnya. Bersihkan dari tanah dan kotoran yang melekat. Cuci dan keringkan.
Selanjutnya rebus dengan 3 liter air sampai mendidih.
Campurkan air dingin sampai terasa hangat-hangat kuku. Gunakan untuk mandi dan menggosok bagian tubuh yang terkena kadas dan kudis.

Lakukan cara pengobatan ini minimal tiga kali sampai seminggu. Insya Allah penyakit kadas kudis yang membandel akan sembuh total.

Resep ini sering di pakai oleh Ahmad Nasirin Wr. ahli pengobatan alternatif lahir dan batin yang tinggal di desa Selayur Comal Pemalang. Dan hasilnya selalu memuaskan.

Untuk konsultasi langsung dengan Ahmad Nasirin Wr. tentang problema kehidupan dan lain sebagainya, bisa menghubugi nomer handphne : 081548120275.

04 Februari 2009

HANDEULEUM


Handeuleum (Daun Wungu)
(Graptophylum pictum Griff)

Tumbuhan perdu berbatang tegak ini biasanya tumbuh liar di daerah dataran rendah. Kadang-kadang di tanam juga sebagai tanaman hias di halaman rumah.

Tanaman handeuleum ini bisa mencapai tinggi 1,5 sampai 3 meter. Daunnya berwarna ungu dan bergelombang di bagian pinggirnya. Bunga handeuleum berwarna merah tua berupa bulir-bulir.

Kandungan dan manfaat Handeuleum.

Handeuleum mengandung lendir yang bermanfaat untuk melunakkan kotoran sehingga bisa untuk mencegah terjadinya sembelit. Selain itu juga mengandung zat tanin, alkaloid, sitosterol glikosida. Handeuleum (daun ungu) ini juga bersifat mendinginkan.

Untuk mengobati Reumatik (encok), ambil segenggam daun handeuleum dan di cuci. Kemudian ditumbuk dan oleskan pada bagian tubuh yang kena encok.